Assalamu'alaikum! Wess udah lama gak ngepost
nih hehe. Kali ini Aisyah akan mem-post apa perbedaan antara pintar, cerdas,
dan jenius. Kalo menurutku sih sinonimnya sama, yaitu sama-sama memiliki arti
'kemampuan diatas rata-rata', tapi kalo di telaah lebih lanjut ternyata ada
perbedaannya. Joms dilihat! :D

Jenius adalah istilah untuk menyebut orang yang dapat menguasai suatu atau berbagai bidang intelektual yang ditunjukkan dalam hasil yang kreatif dan orisinal. Seorang jenius tidak hanya tidak hanya mampu menguasai suatu bidang atau berbagai bidang, namun dapat juga menemukan hal lain atau menciptakan sesuatu yang belum pernah terpikirkan oleh orang lain. Orang jenius adalah orang yang sangat cerdas dan sangat pintar.
Cerdas adalah istilah
untuk menyebut orang yang dapat mengaplikasikan apa yang diberitahuakan. Dia
mampu berpikir rasional untuk mendapatkan solusi tanpa harus bergantung pada
suatu hal. Mereka yang cerdas biasanya spontan dan penuh kreatifitas. Dia lebih
suka membiarkan orang lain menjelaskan isi dari suatu buku daripada membacanya
sendiri. Orang
cerdas tidak terlalu menyukai hal-hal detail dan cenderung mudah bosan dengan
rutinitas yang itu-itu saja. Orang cerdas juga adalah orang pintar, hanya saja
dia dapat mengolah kepintaran yang ada dalam dirinya. Cerdas adalah pemberian
tuhan, tidak banyak orang yang tiba-tiba menjadi cerdas, kebanyakan mereka
cerdas sudah bawaan sejak kecil.
Pintar adalah
istilah untuk menyebut seseorang yang mempunyai keahlian di atas rata-rata pada
suatu bidang tertentu. Tetapi keahlian itu didapat dari belajar. Semua orang
bisa menjadi orang pintar asalkan dia mau belajar tekun dan belajar keras.
Untuk menjadi orang pintar memerlukan proses dan waktu yang tidak sedikit.
Orang-orang yang pintar tak akan keberatan membaca berlembar-lembar buku dan
melakukan riset. Biasanya yang termasuk orang-orang pintar ini adalah yang
rajin, tekun, dan ulet.
Ehm, penjelasannya kurang panjang ya hehe.
Tapi dari sini udah ketahuan kok arti dari 'Pintar', 'Cerdas', dan 'Jenius'
yang sesungguhnya.
Intinya,
- orang
pintar belum
tentu cerdas dan jenius
- orang
cerdas udah pasti pintar,
tapi belum tentu jenius
- orang
jenius udah pasti pintar
dan cerdas
weeew~
yaah kalo semua orang sih udah pasti pengen
punya otak yang jenius ya? tapi kita jangan langsung ngarep jenius dulu dong.
Kenapa kita gak mulai dari langkah yang terkecil, yaitu 'mencoba menjadi
pintar'? toh, ada pepatah kalo awal dari langkah yang besar dimulai dari
langkah kecil. Ya gak? hahaha.
Okee, sepertinya post-an ini cukup dulu
sampai disini. See
ya next posting!